Aquarium Kaca

2 Oktober 2016

Aquarium dari kaca sudah menjadi sesuatu yang umum.  Material kaca dipilih karena karakter uniknya yang transparan / tembus pandang, sehingga kita dapat melihat apa yang ada di dalam aquarium tsb dengan leluasa.

Membangun aquarium dari kaca sebenarnya tidak terlalu sulit.  Material kaca dipotong sesuai dengan ukuran yg diinginkan, kemudian direkatkan satu sama lain dengan menggunakan sealant.  Hal terpenting adalah memastikan sambungan antar kaca tidak terjadi kebocoran.

Tetapi membangun aquarium dengan volume air +/- 10 ton dan berbentuk elips/bulat telur menghadirkan tantangan tersendiri, ada beberapa hal yang menjadi perhatian:

  1. Ketebalan kaca harus dipilih yang sesuai dengan kemampuan menahan tekanan dari air dengan volume +/- 10 ton
  2. Sambungan antar kaca sangat krusial, tidak bisa hanya dengan mengandalkan kekuatan dari sealant
  3. Spek dari sealant harus sesuai sehingga cukup fleksibel mengikuti pergerakan kaca pada saat mendapatkan tekanan dari air tanpa menyebabkan terjadinya kebocoran

Untuk proyek renovasi aquarium KBS, kami menggunakan kaca bending laminated 12+12 dengan total ketebalan 25,52mm

Total ada 6 lembar kaca dengan ukuran masing2 sekitar 1,8m x 1,4m

Sambungan antar kaca menggunakan tiang SS berbentuk U di kedua sisi, kaca dimasukkan ke dalam tiang.  Sela antara kaca dengan ting bagian dalam ditutup dengan sealant

img-20160830-wa0003

Terima kasih kepada pihak kontraktor di KBS karena sudah mempercayakan supply & pemasangan kaca untuk renovasi aquarium kepada kami

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: