Mengapa kaca tempered jauh lebih kuat daripada kaca biasa?

21 Maret 2012

Kaca tempered dibuat melalui proses pemanasan kemudian proses pendinginan secara cepat dengan peniupan udara dingin bertekanan dari blower pada kedua sisi kaca sampai mencapai suhu ruangan

Penurunan suhu pada permukaan kaca akan jauh lebih cepat dibandingkan dengan bagian tengahnya, menyebabkan kontraksi, hal ini akan menimbulkan stres tekanan(compressive stress).  Pada saat yang sama bagian tengah kaca akan memuai karena temperaturnya yang lebih tinggi, menimbulkan tekanan tarik (tensile stress).

Kedua jenis tekanan(stress) ini bisa diilustrasikan dengan selembar kaca yang bisa ditarik sampai panjang tertentu(tensile stress), tetapi juga ditekan ke bawah(compressive stress) pada saat yang sama.  Proses tarik dan proses tekan  pada saat pemanasan dan pendinginan secara cepat ini yang akan memberikan kekuatan tarik(tensile strength) & kekuatan tekanan(compressive strength) pada kaca tempered. Perbedaan antara kedua kekuatan ini yang menjadikan kaca tempered 5x lebih kuat daripada kaca biasa.

Pada saat pecah, kaca tempered akan menjadi pecahan-pecahan kecil sebesar kuku ibu jari tangan dan tidak tajam.  Hal ini disebabkan karena adanya perbedaan antara compressive stress dan tensile stress. Proses tarik dan proses tekan akan menghasilkan energi dalam jumlah cukup besar selama proses tempering.  Energi ini akan dilepaskan jika terjadi pecah dan menyebabkan kaca tempered berubah menjadi pecahan-pecahan kecil sehingga mengurangi resiko terjadinya cedera serius

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: